PMI Kota Bekasi Disinfeksi Sembilan RT di Perumahan Pondok Gede

PMI Kota Bekasi Disinfeksi Sembilan RT di Perumahan Pondok Gede

 Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan kepada 9 rukun tetangga (RT) di Kelurahan Jatirasa.

Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran virus covid-19 di lingkungan dengan jumlah warga sebanyak 1.720 jiwa. Adapun titik yang disemprotkan tepatnya di Perumahan Pondok Gede Permai, RT01,02,03, 04, 05, 06, 07, 08, 09/RW10, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Ketua PMI Kota Bekasi, Ade Pusputasari mengatakan, relawannya memanga fokus melakukan disinfeksi di wilayah padat penduduk, seperti di Perumahan Pondok Gede Permai.

“Kondisi sekarang rawan, banyak wilayah terpapar yang kita semprot dan kita tidak tahu siapa saja yang OTG (orang tanpa gejala),” kata ibu dua anak itu.

Untuk penyemprotan disinfektan, PMI menerapkan standar operasional prosedur atau SOP, dan protokol kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan untuk tenaga relawan. Setiap tiga pekan sekali dilakukan tes cepat atau rapid test terhadap relawan.

Kendaraan operasional disinfeksi yang biasanya setelah penyemprotan boleh langsung masuk markas, kini wajib disemprot dulu sebelum masuk ke dalam markas.

“Jadi benar-benar ketat kita berlakukan protokol kesehatan, kita terapkan K3, yakni keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja,” kata Ade.

Ade juga mengungkapkan, bahwa operasi penyemprotan ini memanfaatkan moment jalan yang mulai lengang karena pemberlakuan PSBB dan menyasar rumah-rumah, bangunan dan bagian bangunan yang kadang bersentuhan dengan manusia sehingga ditengarai menjadi tempat berlabuhnya virus.

“Adapun yang menjadi sasaran dari penyemprotan adalah bangunan-bangunan, termasuk rumah serta bagian dari bangunan seperti pagar dan sebagainya atau tempat tempat yang selalu bersentuhan dengan manusia dan ditengarai menjadi tempat berlabuhnya virus,” ungkap dia.

Ade mengungkapkan, operasi penyemprotan ini akan berlangsung secara terus menerus dalam rangka melakukan sterilisasi kota, sebagaimana yang dilakukan di beberapa negara yang terkena pandemic Covid-19.

“Operasi ini akan kita lakukan secara terus menerus sebagai sterilisasi kota yang banyak dilakukan di negara negara lain yang terjangkit Covid-19,” lanjut Ade.